Jum’at Sore di Coffee Toffee

Jum’at lalu, saya dan seorang teman kantor berencana menonton film 99 Cahaya Langit di Eropa. Sayangnya, karena antrian yang panjang (kami berencana menggunakan poin telkomsel) akhirnya rencana tersebut harus ditunda. Dan sebagai gantinya, kami pun mengalihkan tempat hang out kami ke Coffee Toffee, sebuah tempat minum kopi yang baru dibuka beberapa bulan lalu.

Coffee Toffee merupakan sebuah franchise kedai kopi yang terletak di kawasan Taher Square Banjarmasin, jalan Piere Tendean No. 25. Sejak pertama kali dibuka beberapa bulan lalu, kedai kopi yang satu ini cukup berhasil menarik minat para anak muda di kota Banjarmasin. Letaknya yang cukup strategis bisa jadi menjadi salah satu faktor yang membuat Coffee Toffee laris manis. Ini tentunya juga di luar dari faktor kedai kopi ini sudah punya nama sebelumnya.

Saya sendiri datang ke kedai tersebut dalam rangka menuntaskan rasa penasaran. Suasana masih cukup sepi saat kami tiba di lantai 2 tempat kedai berada. Ini mungkin karena saat itu masih jam kerja. Tak seperti kafe pada umumnya, pemesanan langsung dilakukan di kasir dan bayar di tempat.

Karena bukan peminum kopi, maka wajarlah jika saya agak bingung memilih jenis kopi apa yang akan saya cicipi. Akhirnya, setelah berkali-kali membolak-balik halaman menu, terpilihlah Caramel Delight sebagai minuman dan Chicken Samosa sebagai pelengkapnya. Adapun teman saya, dia memilih Iced Cappucino dan Mayo French Fries. Kami pun melakukan pembayaran, dan karena total pesanan kami di atas tujuh puluh ribu rupiah, maka saya mendapatkan voucher dari rajakamar.com sebesar Rp. 50.000,00.

Beberapa menit menunggu, terdengar suara kasir memanggil nama saya. Segera saya datang ke kasir untuk mengambil dua gelas besar kopi pesanan kami. Adapun untuk cemilan, diantarkan beberapa menit kemudian.

Bicara soal rasa, berhubung saya bukan penikmat kopi maka jelas saya tak bisa memberikan penilaian yang akurat. Yang bisa saya katakan, Caramel Delight yang saya minum tersebut tak terlalu kuat rasa kopinya, juga tak terlalu manis. Rasa yang pas untuk saya yang tak tahan meminun kopi. Adapun untuk Chicken Samosa, mungkin akan lebih enak jika bumbunya ditambah.

Hampir dua jam kami habiskan di kedai tersebut. Ada banyak hal yang dibicarakan, hingga akhirnya adzan Ashar yang berkumandang dari mesjid raya yang terletak di seberang sungai mengingatkan kami untuk segera pulang. Kami pun beranjak dari sofa, meninggalkan dua gelas kopi dan mangkuk camilan yang sudah tandas. Di seberang kami, tampak beberapa pria muda berpakaian batik yang menunggu pesanan mereka. Sepertinya tak lama lagi kedai tersebut akan kedatangan para pelanggannya.

Daftar harga Coffee Toffee
Caramel Delight Rp. 21.000,-
Iced Cappucino Rp. 19.500,-
Chicken Samosa Rp. 17.000,-
Mayo French Fries Rp. 15.000,-

42 pemikiran pada “Jum’at Sore di Coffee Toffee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s