Udang Saus Padang dan Mules

Saya sebenarnya bukan orang yang gemar memasak. Entah itu kue atau masakan berat. Meski setiap hari harus berkutat dengan adonan kue buatan ibu saya, entah mengapa hingga saat ini hati saya belum tergerak untuk meminta bocoran resep kue basah buatannya yang enak itu. Padahal kalau boleh jujur usaha kue basah ini sudah membantu perekonomian keluarga kami selama hampir dua puluh tahun. Mungkin nunggu nikah dulu kali ya baru hati saya tergerak untuk meminta resep tersebut.

Meski begitu, ada saat di mana saya dengan suka rela menyentuh peralatan dapur tersebut. Pertama, saat ibu saya tak berada di rumah, dan saya mau tak mau harus bertanggung jawab akan makanan adik-adik saya. Dan yang kedua, adalah ketika saya menyukai sebuah masakan dan ingin menikmatinya kapan pun saya mau. Biasanya sih saya memilih yang resepnya paling gampang. Brownies, ayam balado, spagetti & fettucini, serta macaroni adalah beberapa nama masakan yang masuk di kategori ke dua ini.

Nah, kemarin siang, saya dan beberapa rekan kantor makan siang di d’Cost. Saat itu secara asal saya memilih cumi saus padang sebagai lauk. Tak lama, cumi saus padang tiba di meja kami. Saya dan seorang teman kemudian mencicipi cumi tersebut, dan tak bisa disangkal saya langsung jatuh cinta dengan rasanya.

Terdorong rasa penasaran, saya pun memutuskan untuk mencari resep saus padang tersebut di internet. Kebetulan menu makan malam hari itu adalah udang, dan saya sudah bosan dengan udang asam manis yang selalu saya buat. Mesin pencari pun diaktifkan, dan akhirnya, tanpa perlu menunggu lama, saya putuskan untuk menggunakan resep di tempat ini. Berikut catatan resepnya:

Bahan
750 g udang pencet ukuran sedang, cuci bersih
150 ml air
Bumbu
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabai rawit merah
2 cm jahe
2 buah tomat, rebus haluskan
6 buah cabai merah haluskan
4 sdm saus tiram
2 sdm saus sambal
1 sdt merica bubuk
Garam secukupnya
Gula pasir secukupnya
Cara membuatnya
1. Rebus udang hingga matang, angkat dan tiriskan
2. Goreng bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit hingga layu. Haluskan bersama jahe, lalu tumis sampai harum
3. Tambahkan tomat halus, cabai merah halus, saus tiram, saus sambal, merica bubuk, garam, dan gula pasir. Aduk rata.

4. Masukkan udang rebus, aduk sampai rata, masak sampai kuah mengental.

Berdasarkan resep tersebut, saya pun mulai memasak. Ngulek cabe, rebus tomat, rebus udang, ngulek bawang, semua saya lakukan, hingga akhirnya hadirlah penampakan udang saus padang bikinan saya yang seperti ini.

“Asin,” begitu komentar adik laki-laki saya begitu udang saus padang tersebut saya hidangkan. Saya sendiri tidak menyangkal hal tersebut, karena pada dasarnya tingkat “keasinan” lidah saya lebih tinggi ketimbang orang rumah yang lain. Saya sendiri kalau ditanya rasa udang buatan saya tersebut, akan berkomentar kalau udang tersebut masih agak amis. Mungkin perlu ditambahkan asam jawa kali, ya, waktu merebus udangnya.

Dari segi rasa sendiri, meski tak sama dengan yang saya nikmati di siang harinya, namun boleh dibilang saya sudah cukup puas dan berhasil mengeksekusi resep tersebut (bahasanya masterchef banget :D). Sayangnya satu masalah muncul usai saya menikmati udang saus padang buatan saya tersebut. Entah karena cabenya yang kebanyakan, atau perut saya yang kaget dengan menu baru, nyaris sepanjang malam perut saya terasa panas dan mules. Bahkan hingga pagi tadi panasnya masih terasa. Mungkin lain kali saya harus mencari resep yang lebih aman buat perut. Haha.

16 pemikiran pada “Udang Saus Padang dan Mules

  1. huaaa… jadi inget resep sate padang ala ibuku. sepertina perlu didokumentasikan juga. Biar suatu saat kalo pingin masak tinggal nyontek. he he

    btw, resep kue basahnya didoku dulu aja. yaaah, siapa tau sutau saat berguna. ikut lomba bikin resep kue misalnya πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s