Cafe Satu Hati

Sore itu, saya dan Nita, seorang rekan kantor, menyambangi sebuah kafe yang terletak di samping dealer motor di kota saya. Cafe Satu Hati, begitu nama cafe tersebut. Dari namanya mungkin sudah bisa ditebak ya dealer motor apa yang ada di samping kafe tersebut. 🙂

Saat menginjakkan kaki di kafe yang terletak di lantai dua tersebut, rasa kaget sontak hadir di antara saya dan Nita. Kafe tersebut begitu sepi. Hanya ada para barista dan kami berdua sebagai pengunjung. Sempat ragu di awal, akhirnya kami memutuskan untuk tetap menghabiskan sore di salah satu sudut kafe.

Salah satu hal yang paling saya suka selama berada di kafe tersebut adalah interiornya yang cantik. Sofa-sofa berwarna coklat tersusun rapi dengan meja putih di hadapannya. Satu set peralatan musik juga telah menyapa kami saat memasuki kafe tersebut, pertanda adanya live musik yang ditawarkan. Menghadap jalan, lapisan kaca tembus pandang juga memberikan pemandangan sepanjang jalan Perintis Kemerdekaan. Yang paling menarik tentu saja vas-vas bunga yang dihiasi foto-foto bertema secangkir kopi yang ditemani seekor anjing yang lucu.

Baca lebih lanjut

Nyobain Spaghetti ala Agus

DSC08545

“Ada menu spageti baru di PIzza Hut. Bikinan Agus,” kata adik perempuan saya beberapa waktu yang lalu. Saat itu ia baru pulang dari kumpul-kumpul bersama 2 orang sahabat kentalnya sejak SMA. Dan rupanya, Pizza Hut menjadi pilihan mereka untuk makan malam kala itu.

Mendengar nama spageti saja, saya sudah tertarik. Ditambah dengan embel-embel resep ala Agus yang merupakan juara 2 Masterchef Indonesia session I, semakin tertariklah saya untuk mencoba menu tersebut. Maka ketika Sabtu kemarin saya dan adik makan siang di PH, tanpa ragu saya pun memesan menu yang diberi nama Chicken Mushroom Spaghetti tersebut.

Baca lebih lanjut

Dinner with my sister : de’Waroeng

Ceritanya beberapa hari ini saya ngidam makanan Italia. Oleh adik, saya kemudian diajak ke sebuah tempat makan Italia bernama de’Waroeng yang terletak di jalan A. Yani depan Rumah Sakit Ulin. Begitu masuk, kami disapa oleh beberapa pemuda yang bertugas sebagai pramusaji di tempat itu. Adik saya kemudian langsung mengajak saya ke lantai dua. Di sana, terdapat sebuah balkon yang bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin memandang jalanan kota Banjarmasin di malam hari.

Baca lebih lanjut

Makan di Mr. Pancake

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat SMS dari pihak Telkomsel, yang memberitahukan adanya diskon 30% makan di Mr. Pancake (salah satu tempat makan di Duta Mal) dengan menukarkan 50 poin yang dimiliki. Kebetulan sudah cukup lama saya ingin mencicipi makanan yang ada di tempat itu, yang kata adik saya harganya lumayan menguras kantong. Maka saya cek-lah jumlah poin saya dengan mengirim SMS ke 777, dan ternyata jumlah poin yang saya miliki lebih dari cukup untuk bisa mendapatkan diskon tersebut.

Hari Sabtu kemudian saya putuskan sebagai hari meng-eksekusi rencana saya tersebut. Sebelumnya saya sudah mengajak adik perempuan saya untuk menemani saya di Mr. Pancake. Sekitar pukul 2, kami bertemu di lantai 2 Duta Mall. Ternyata adik saya datang bersama temannya, dan sudah duluan memesan menu. Karena perut juga sudah lapar, alih-alih memesan menu utama di tempat tersebut (Pancake), saya malah memesan makanan berat berupa Chicken Basilla. Adik saya sendiri memilih Japanese Grill Beef, sementara temannya memesan Pizza Pancake.

Baca lebih lanjut