Alasan Jatuh Cinta

Seorang pria datang ke acara reuni teman-teman SMA-nya setelah lima belas tahun mereka dinyatakan lulus. Bersamanya turut serta pula seorang wanita muda berparas ayu yang menggandengnya dengan penuh percaya diri di sepanjang acara. Pada teman-temannya tersebut, wanita itu kemudian diperkenalkan sebagai istrinya, yang baru dinikahinya beberapa bulan sebelumnya.

Melihat kemesraan yang ditampilkan si pria dan istrinya, beberapa dari temannya kemudian bertanya padanya. “Apa yang membuatmu mencintai istrimu?” begitu tanya mereka.

Si pria terdiam sesaat. PIkirannya berkelana pada beberapa waktu sebelumnya, saat sang istri masih berstatus kekasihnya. Saat itu mereka berdua sedang menikmati kencan ketiga mereka di sebuah warung pinggir jalan. Di sela-sela makan malam murah meriah yang mereka nikmati, sang kekasih tiba-tiba bertanya padanya. “Kenapa kau menyukaiku?” begitu tanyanya.

Baca lebih lanjut

Memperbarui cinta

Kadang saya dibuat bingung sekaligus takut dengan berita perceraian yang sering disiarkan di acara-acara gosip di televisi. Ada yang baru nikah beberapa bulan, eh tiba-tiba minta cerai. Ada juga yang sudah nikah belasan tahun, tiba-tiba merasa nggak cocok dan memutuskan cerai juga. Seolah-olah apa yang dijalani bersama selama belasan tahun itu tidak ada artinya lagi.

Padahal di buku-buku pernikahan yang pernah saya baca, disebutkan bahwa salah satu cara untuk mempertahankan pernikahan adalah dengan terus-menerus memperbarui cinta tersebut. Soalnya, layaknya tanaman, cinta itu perlu dipelihara dan dijaga, biar tidak layu dan tetap segar. Caranya bisa dengan bulan madu kedua, atau cara lain yang intinya bisa tetap menjaga rasa cinta yang pernah ada di hati masing-masing.

Baca lebih lanjut

Cinta dalam kekurangan

Beberapa waktu yang lalu, saya menonton sebuah film Bollywood berjudul Barfi. Dalam film tersebut, diceritakan Barfi terlibat cinta segitiga dengan 2 orang wanita, Shruti dan Jhilmil. Shruti merupakan seorang gadis cantik dari Calcutta yang membuat Barfi jatuh cinta pada pandangan pertama. Sedangkan Jhilmil merupakan gadis teman masa kecil Barfi yang karena satu hal menjadi tanggung jawab Barfi.
Jika dilihat dari formulanya, jelas kisah cinta ini sangatlah biasa dan bukan hal baru. Namun, kenyataan bahwa sosok Barfi digambarkan sebagai seorang tunarungu, dan Jhilmil adalah penderita autis, membuat kisah cinta dalam film ini menjadi tak biasa. Rasanya sulit bagi kita membayangkan akan ada cerita romantis antara dua orang dengan kekurangannya masing-masing ini. Namun kenyataannya, Barfi memperlihatkan pada saya bahwa cinta dalam kekurangan pun memiliki sisi romantisnya tersendiri. Lagipula, bukankah di dunia ini memang ada pasangan dengan komposisi seperti itu? Dan kata siapa mereka tidak bahagia?

Baca lebih lanjut

Silly Love

Hari ini saya teringat pada masa
ketika saya sanggup menyukai seseorang selama bertahun-tahun
Masa di mana saya melupakan
kenyataan bahwa saya dan orang itu tak mungkin bersatu
Masa di mana saya sudah cukup bahagia
dengan memandang sosoknya dari kejauhan.

Hari ini saya teringat pada masa
di mana saya sanggup mendengarkan curhat seorang teman
tentang wanita yang dicintainya
Walau sebenarnya hati saya teriris-iris saat mendengar kisahnya
namun mata saya berbinar menatap wajahnya

Silly Love
Begitulah akhirnya saya menamakannya

Gambar pinjam dari sini.