Moto E3 Power, Smartphone Terbaru dari Lenovo

Sekitar awal tahun yang lalu, saya membeli sebuah ponsel keluaran Lenovo yang diberi seri Lenovo A-7000. Ketertarikan saya untuk membeli ponsel ini muncul setelah melihat-lihat produk smartphone yang ada di Lazada. Kebetulan juga saat itu ponsel Lenovo A-7000 ini baru-baru saja dirilis. Jadi, setelah bolak-balik membaca review-review tentang si ponsel, akhirnya saya putuskan untuk membeli ponsel tersebut untuk menggantikan ponsel lama saya.

Nah, di penghujung tahun 2016, Lenovo kembali mengeluarkan ponsel seri terbarunya, yakni Moto E3 Power. Uniknya, kalau dilihat dari namanya dan penampilan fisiknya, ponsel ini seperti bukan keluaran dari Lenovo, melainkan dari Motorola. Usut punya usut, ternyata pihak Lenovo sudah membeli Motorola sejak tahun 2014 lalu. Asli deh saya baru tahu tentang hal ini.

Sumber gambar : GSMArena.com

Sumber gambar : GSMArena.com

Baca lebih lanjut

Konten Dewasa dalam Film Animasi

Beberapa waktu lalu, saya mendapatkan film Sausage Party dari seorang kawan. Berhubung suami suka film animasi, maka saya tawarkan film ini padanya. Suami pun menonton film ini di laptopnya sementara saya mengerjakan hal lain. Selesai menonton, saya pun menanyakan suami tentang film yang baru saja ditontonnya.

“Aku mau muntah nonton filmnya. Ada adegan kekerasan dan seks-nya,” kata suami pada saya.

Saya jelas terkejut mendengar jawabannya.

“Kok bisa, sih? Itu kan film animasi?” tanya saya lagi.

“Ya biar namanya animasi. Coba aja kamu tonton filmnya. Bagian akhirnya yang parah banget,” tambah suami.

Berhubung memang tak terlalu berminat dengan film animasi, saya pun mengikuti saran suami menonton bagian akhir dari film itu. Benarlah apa kata suami saya. Film Sausage Party ini benar-benar bukan tontonan anak-anak. Bahkan kayaknya jika orang dewasa yang menontonnya pun akan merasa jengah saking vulgarnya adegan yang ditampilkan oleh para makanan ini.

Baca lebih lanjut

Drama Mohabbatein dan Perbedaan Antara Tamil dan Punjabi

Beberapa bulan terakhir, salah satu televisi swasta yang terkenal dengan drama India dan Turki-nya menayangkan drama berjudul Mohabbatein. Saat itu, saat melihat salah satu pemerannya, saya merasa familiar dengan drama ini. Ternyata, setelah saya tanya mbah Google, drama ini sebelumnya sempat ditayangkan RCTI dengan judul Sayangku Ruhi.

Filmmonkey.com

Filmmonkey.com

Sebenarnya sih saya tidak terlalu tertarik mengikuti drama India yang panjangnya luar biasa itu. Namun ada satu episode yang mendadak membuat saya tertarik. Jadi dalam drama ini diceritakan dr. Ishita menikah dengan seorang pengusaha bernama Raman Balla dikarenakan kecintaan Ishita pada putri Raman yang bernama Ruhi. Ternyata, pernikahan antara Ishita dan Raman merupakan pernikahan antara dua budaya yang berbeda. Ishita merupakan gadis keturunan Tamil sementara Raman adalah seorang Punjabi.

Saat mengetahui hal ini, mau tak mau saya pun teringat pada sebuah film Bollywood yang juga mengusung pernikahan antara seorang Tamil dan Punjabi, yakni 2 States. Dalam 2 States, tokoh utama pria juga seorang Punjabi bernama Krish sedangkan tokoh utama wanitanya adalah gadis Tamil bernama Ananya. Bedanya, dalam 2 States lebih mengedepankan beberapa konflik yang harus dihadapi Krish dan Ananya sebelum menikah lantaran perbedaan budaya yang dimiliki.

Ya, layaknya di Indonesia, perbedaan suku bisa menghasilkan perbedaan budaya dan kebiasaan . Di India sendiri, terdiri dari 29 negara bagian dengan sukunya masing-masing. Beberapa yang kerap saya dapati di film-film Bollywood adalah Punjabi, Bengali, Tamil, Gujarat, dan Rajashtan. Tentunya ada perbedaan tersendiri antara negara-negara bagian ini. Berhubung selama bertahun-tahun saya menyukai film Bollywood, maka perlahan-lahan saya mulai bisa mengenali beberapa perbedaan antara setiap negara bagian. Untuk kali ini, saya ingin membahas perbedaan Tamil dan Punjabi saja.

Baca lebih lanjut

[Review] Nil Battey Sannata

Beberapa waktu yang lalu, saya menonton sebuah film Bollywood bertema keluarga yang sukses menyentuh hati. Film ini bercerita tentang kehidupan seorang ibu dan anak gadisnya yang beranjak remaja. Chanda, nama si ibu, adalah seorang ibu muda yang tinggal hanya berdua dengan putrinya yang bernama Apeksha (Apu). Sehari-hari ia bekerja sebagai asisten rumah tangga di kediaman seorang dokter. Selain itu, Chanda juga mengambil beberapa pekerjaan lainnya di sore hari untuk menambah pemasukan bagi dirinya dan putri semata wayangnya.

Dengan latar belakang dirinya yang tak lulus SMA dan hanya bekerja sebagai pembantu, wajar jika Chanda mengharapkan sang putri bisa lebih sukses darinya. Ironisnya, Apu malah sepertinya tak memiliki keinginan untuk menjadi seorang yang berhasil. Dalam pelajaran sekolahnya, Apu nyaris tak pernah berusaha untuk memperbaiki nilainya, terutama dalam Matematika. Bahkan saat Chanda bertanya apa rencana ke depan Apu, sang putri dengan santai menjawab akan menjadi pembantu sama seperti ibunya.

Merasa khawatir dengan masa depan sang putri, Chanda meminta saran kepada dokter Diwan, majikan tempatnya bekerja. Mulanya Chanda disarankan untuk memasukkan Apu ke tempat kursus. Namun karena keterbatasan biaya, rencana tersebut tidak terlaksana. Dokter Diwan memberikan usulan lain. Chanda diminta bersekolah di sekolah Apu, dengan begitu Chanda bisa mengajari Apu pelajaran Matematika tanpa perlu memikirkan masalah biaya.

Baca lebih lanjut

10 Drama Korea dengan Latar Belakang Profesi yang Asyik Ditonton

Sejak kemunculannya di Indonesia belasan tahun lalu lewat Endless Love, hingga kini drama Korea masih tetap sukses mencuri hati penggemarnya. Jika dulu kita menonton drama Korea lewat televisi swasta, maka kini dengan kecanggihan teknologi, kita bisa menonton drama Korea terbaru dengan mengunduhnya di berbagai situs di internet. Mungkin itu juga ya sebabnya kenapa televisi swasta tak banyak lagi menayangkan drama Korea dan lebih memilih menayangkan drama Turki atau India. Hehe

Saya sendiri hingga saat ini juga masih cukup setia menonton drama Korea. Meski kadang kisah yang ditawarkan drama-drama Korea ini itu-itu saja, namun sepertinya drama Korea ini tak pernah kehilangan pesonanya. Entah itu dari segi para pemerannya, fashionnya, tempat shooting dan tentunya perkembangan ponsel terbarunya. Selain itu, drama Korea juga kadang menyelipkan beberapa profesi pekerjaan untuk menunjang latar belakang ceritanya. Yang membuat saya suka, profesi yang dipilih ini biasanya bukan sekadar tempelan alias benar-benar mengupas profesi tersebut.

Nah, kali ini saya ingin membuat daftar drama Korea dengan latar belakang profesi yang asyik untuk ditonton. Daftar ini tentunya berasal dari drama-drama yang sudah saya tonton sebelumnya.

Baca lebih lanjut