[FF] Pertemuan Rahasia

“Jangan dekati suamiku lagi,” begitu kata perempuan di hadapanku. Wajahnya bulat telur, bermata sendu. Rambutnya lurus sebahu, dibiarkan tergerai. Ia mengenakan blouse warna biru muda dan celana berwarna khaki. Ayu, begitu aku menyebut penampilannya hari ini.

“Kau tahu kan aku tidak ada hubungan apa-apa dengan suamimu?” jawabku atas permintaannya tersebut.

“Ya, aku tahu. Namun aku merasa keberadaanmu membahayakan pernikahan kami,” jawabnya lagi. Kali ini terdengar ketegasan dalam nada bicaranya. Menandakan bahwa dia tidak ingin dikalahkan.

Aku pun akhirnya menghela nafas. “Baiklah kalau itu maumu. Mulai sekarang aku tidak akan menghubungi suamimu.”

“Kuharap kali ini kau serius dengan janjimu. Jangan lupa kau sudah membohongiku dua kali.”

Baca lebih lanjut