Lebaran 2014

Tahun ini, pertama kalinya kami melewati Ramadhan tanpa sosok adik perempuan saya yang tahun lalu menikah. Sejak resmi menjadi seorang istri, dia memang tinggal di rumah mertuanya dan sesekali berkunjung ke rumah. Tahun ini pula, keluarga kami dianugerahi seorang anggota baru tepat di hari pertama Ramadhan. Muhammad Fathan Al Farisi, begitu nama yang akan diberikan adik saya dan suaminya kepadanya.

Bicara tentang Ramadhan, saya sangat bersyukur karena untuk tahun ini berhasil memenuhi target khatam qur’an. Seumur-umur, baru kali ini saya berhasil menyelesaikan 30 juz al qur’an selama 29 hari. Dan ternyata, untuk bisa mencapai target ini, saya harus menyelesaikan 2 juz per harinya agar saat saya dapat jatah libur, saya tidak keteteran.

Berat? Buat saya sangat berat. Dan jujur saya masih terkagum-kagum dengan mereka yang berhasil menyelesaikan 3-4 juz per harinya. Untungnya, sebelum Ramadhan saya sudah mengikuti kelas persiapan yang bernama ODOJ. Meski terasa berat, harus diakui komunitas ini berhasil memaksa saya untuk meluangkan total waktu satu jam setiap harinya untuk menyelesaikan 1 juz dari al qur’an.

Untuk lebaran sendiri, seperti biasa ibu dan saya melaksanakan salat Ied di masjid Jami yang letaknya tak jauh dari rumah. Seperti tahun kemarin, abah tidak bisa ikut karena kondisinya yang tak memungkinkan. Jelang siang, adik perempuan saya datang bersama suaminya. Karena bayinya ditinggal, mereka tak bisa lama-lama di rumah orang tua saya. Akhirnya, sebelum pulang kami pun menyempatkan untuk membuat sebuah “foto keluarga”.

Kepada semua teman-teman di sini, saya mewakili keluarga mengucapkan”

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H

Taqabalallaahu minna wa minkum

Mohon maaf lahir dan batin

Β  ???????????????????????????????

21 pemikiran pada “Lebaran 2014

  1. Kuncinya untuk baca quran itu salah satunya ya itu harus disempatkan dengan alokasi waktu khusus… kalau nunggu waktu luang ya biasanya tergoda untuk melakukan hal yang lain…

    Met lebaran juga mbak… taqabbalallahu minna waminkum shiyamana wa shiyamakum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s