Berawal dan Berakhir karena Kecerobohan

Semua bermula dari sebuah kecerobohan. Seorang karyawan meninggalkan ponselnya di kantor, dan dia menemukannya. Satu hari setelahnya, si karyawan datang kantor dan menanyainya.”Apa kau melihat ponselku?” Mendapat pertanyaan tersebut, ia kemudian mengambil sebuah ponsel dari tasnya, dan menyerahkan pada karyawan tersebut.

Beberapa waktu berlalu, tanpa sengaja ia lagi-lagi menemukan sebuah ponsel yang tertinggal. Dilihat dari modelnya, jelas sekali ponsel terebut merupakan tipe ponsel murah yang bisa didapatkan dengan harga seratus hingga dua ratus ribu. Jika di kali pertama ia berbaik hati menyimpan ponsel yang tertinggal tersebut, maka untuk kali ini, entah mengapa terbersit niatan lain di hatinya.

Pemilik ponsel ini begitu ceroboh meninggalkan ponselnya di kantor. Mungkin karena harganya murah, maka ia tak mempedulikannya. Kalau begitu, bisa jadi ia juga takkan mempermasalahkan jika ponsel ini hilang, katanya sebuah suara di kepalanya. Dan benar saja. Ketika keesokan harinya ia mengaku tak menemukan ponsel apapun, karyawan tersebut tak memperpanjang pencariannya.

Baca lebih lanjut