[Selina Story] Kesempatan Kedua

Cerita sebelumnya di sini.

Penunjuk waktu di laptop Selina menunjukkan angka 11.53 ketika sosok itu hadir di toko miliknya. Mengenakan setelan jas lengkap dengan dasinya, kulit kecoklatan, dengan tinggi badan kurang lebih lima sentimeter di atas Selina. Saat sosoknya memasuki ruangan, disapukannya pandangan ke seluruh ruangan sebelum akhirnya melangkahkan kaki menuju tempat persembunyian Selina.

“Selina…”

Menghentikan pekerjannya, Selina mendongak ke arah pemilik suara.

“Kau?” katanya kemudian. Tak mungkin rasanya bagi Selina untuk melupakan sosok yang sedang berdiri di hadapannya saat ini. Bayangan kejadian menyebalkan malam sebelumnya langsung hadir kembali di kepalanya.

“Aku datang untuk minta maaf,” ujar sosok itu lagi.

Baca lebih lanjut

Berawal dan Berakhir karena Kecerobohan

Semua bermula dari sebuah kecerobohan. Seorang karyawan meninggalkan ponselnya di kantor, dan dia menemukannya. Satu hari setelahnya, si karyawan datang kantor dan menanyainya.”Apa kau melihat ponselku?” Mendapat pertanyaan tersebut, ia kemudian mengambil sebuah ponsel dari tasnya, dan menyerahkan pada karyawan tersebut.

Beberapa waktu berlalu, tanpa sengaja ia lagi-lagi menemukan sebuah ponsel yang tertinggal. Dilihat dari modelnya, jelas sekali ponsel terebut merupakan tipe ponsel murah yang bisa didapatkan dengan harga seratus hingga dua ratus ribu. Jika di kali pertama ia berbaik hati menyimpan ponsel yang tertinggal tersebut, maka untuk kali ini, entah mengapa terbersit niatan lain di hatinya.

Pemilik ponsel ini begitu ceroboh meninggalkan ponselnya di kantor. Mungkin karena harganya murah, maka ia tak mempedulikannya. Kalau begitu, bisa jadi ia juga takkan mempermasalahkan jika ponsel ini hilang, katanya sebuah suara di kepalanya. Dan benar saja. Ketika keesokan harinya ia mengaku tak menemukan ponsel apapun, karyawan tersebut tak memperpanjang pencariannya.

Baca lebih lanjut

Cerita Bersambung Blogger : Sepotong Kenangan

Baiklah, setelah libur berhari-hari akhirnya bisa juga melanjutkan cerita bersambung yang ditimpukkan mas Rifki pada saya. Cerita yang saya tulisan ini adalah cerita keenam dan cerita selanjutnya akan disambung oleh teman yang saya tunjuk di akhir cerita.

Program ini namanya  Cerita Bersambung Blogger, yang punya syarat dan ketentuan sebagai berikut :

  1. Meneruskan cerita bersambung dari blogger sebelumnya dengan panjang cerita minimal 100 kata (Lanjutan cerita bebas baik dari segi plot dan alur cerita, dll);
  2. Point of view atau sudut pandang cerita menggunakan sudut pandang orang pertama, seolah-olah penulis/pembaca menjadi tokoh utama di dalam cerita;
  3. Berikan Judul artikel cerita dengan format, Cerita Bersambung Blogger : Judul Cerita;
  4. Pada akhir cerita cantumkan cerita sebelumnya  dengan format, Cerita Sebelumnya : Judul cerita oleh Nama Blogger dan sertakan pula link judul cerita ke artikel cerita dan nama blogger ke URL Blog;
  5. Setelah selesai menulis cerita, pilih satu teman blogger untuk meneruskan cerita selanjutnya dan beri link URL blog temanmu;

Yuk, bikin cerita ini lebih berwarna. Jangan berhenti di kamu ya…

***

Baca lebih lanjut

Alasan Jatuh Cinta

Seorang pria datang ke acara reuni teman-teman SMA-nya setelah lima belas tahun mereka dinyatakan lulus. Bersamanya turut serta pula seorang wanita muda berparas ayu yang menggandengnya dengan penuh percaya diri di sepanjang acara. Pada teman-temannya tersebut, wanita itu kemudian diperkenalkan sebagai istrinya, yang baru dinikahinya beberapa bulan sebelumnya.

Melihat kemesraan yang ditampilkan si pria dan istrinya, beberapa dari temannya kemudian bertanya padanya. “Apa yang membuatmu mencintai istrimu?” begitu tanya mereka.

Si pria terdiam sesaat. PIkirannya berkelana pada beberapa waktu sebelumnya, saat sang istri masih berstatus kekasihnya. Saat itu mereka berdua sedang menikmati kencan ketiga mereka di sebuah warung pinggir jalan. Di sela-sela makan malam murah meriah yang mereka nikmati, sang kekasih tiba-tiba bertanya padanya. “Kenapa kau menyukaiku?” begitu tanyanya.

Baca lebih lanjut