Rival

Beberapa waktu lalu, saya menonton Rush, sebuah film biopic tentang dua orang pembalap Formula 1 tahun 70-an, James Hunt dan Nikki Lauda. Dalam film tersebut, diceritakan keduanya telah saling mengenal sejak masih berstatus pembalap Formula 3. Hunt adalah pembalap berbakat British nan flamboyan dan selalu menikmati hidup, sedangkan Lauda adalah pembalap muda Austria penuh perhitungan namun jenius dalam bidang mesin.

Dalam pertemuan pertama mereka, Hunt dengan taktiknya berhasil mengalahkan Lauda yang sejak awal telah menjadi nama yang diperhitungkan. Sejak saat itu, persaingan antara keduanya berlanjut hingga saat keduanya berada di level paling bergengsi, Formula 1.

Dalam perjalanannya, karena pengetahuannya dalam teknik mesin, Lauda mengungguli Hunt dalam perolehan gelar dunia. Hal ini tentu saja membuat Hunt begitu terpacu untuk mengalahkannya. Hingga akhirnya, di tahun 1976, dengan selisih satu poin Hunt berhasil mengungguli Lauda, yang sekaligus menjadikan dirinya juara dunia.

Baca lebih lanjut

Apalah Arti Menunggu?

Di antara semua saudaranya, ibu saya bisa dibilang sebagai yang paling cepat bertemu jodohnya. Beliau menikah di usia sembilan belas tahun, dengan ayah saya yang merupakan anak angkat dari paman beliau. Dari pernikahan tersebut kemudian melahirkan tiga orang anak. Saya, adik perempuan saya yang telah menikah, dan si bungsu yang masih duduk di kelas 8.

Sebelum pernikahan dilangsungkan, keluarga besar sempat dibuat repot dengan ketidaksetujuan salah satu saudara ibu untuk dilangkahi. Ya, layaknya adik saya, ibu saya juga menikah dengan melangkahi kakak perempuan beliau. Itulah sebabnya mengapa sebelum pernikahan adik saya dahulu, ibu sempat berucap kalau putrinya telah mengulangi sejarah dirinya.

Baca lebih lanjut