Apalah Arti Menunggu?

Di antara semua saudaranya, ibu saya bisa dibilang sebagai yang paling cepat bertemu jodohnya. Beliau menikah di usia sembilan belas tahun, dengan ayah saya yang merupakan anak angkat dari paman beliau. Dari pernikahan tersebut kemudian melahirkan tiga orang anak. Saya, adik perempuan saya yang telah menikah, dan si bungsu yang masih duduk di kelas 8.

Sebelum pernikahan dilangsungkan, keluarga besar sempat dibuat repot dengan ketidaksetujuan salah satu saudara ibu untuk dilangkahi. Ya, layaknya adik saya, ibu saya juga menikah dengan melangkahi kakak perempuan beliau. Itulah sebabnya mengapa sebelum pernikahan adik saya dahulu, ibu sempat berucap kalau putrinya telah mengulangi sejarah dirinya.

Saya sendiri, entah karena memang sudah menyiapkan diri sejak jauh-jauh hari, atau mungkin karena faktor usia, sejak awal tak pernah mempermasalahkan pernikahan adik saya tersebut. Bagi saya, yang penting salah satu dari kami menikah, dengan begitu ibu takkan resah lagi. Ya, pastinya saya juga ingin menikah secepatnya, apalagi di usia yang (kata Cheon Song Yi), hormon tidak bisa bohong seperti sekarang. Namun saya yakin Allah lebih tahu kapan waktu yang paling tepat bagi saya untuk menikah.

Balik lagi ke cerita kakak dari ibu saya tadi, akhirnya, setelah bertahun-tahun penantian beliau bertemu juga dengan jodohnya. Rasa lega jelas memenuhi rongga hati seluruh anggota keluarga. Hari ini, Angah, -begitu saya menyebutnya-, terlihat begitu cantik dengan pakaian adat Banjarnya. Senyumnya begitu sumringah ketika saya datang dan mengucapkan selamat. Saya pun mendadak teringat pada salah satu potongan lirik lagu dari Raisa dan Padi. Yah, apalah artinya menunggu jika penantian itu usai sudah?

Barakallaahu laka wa barakallaahu ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khair.

49 pemikiran pada “Apalah Arti Menunggu?

  1. Semua sudah ada yang mengaturnya aya, so kita tetap berusaha dan berdoa.
    memang keliatanya mudah namun sangat susah karena menyangkut soal hati.
    yang penting kamu harus happy and enjoy ok πŸ˜‰

  2. ada lagunya kan, “menunggu ternyata menyakitkan”
    karena aslinya kalau ditunggu2 jadinya kerasa lamaa..dan memang harus sabar
    dulu pernah dilangkahi ama tetangga yg lebih muda 2 tahun..cuek2 aja
    malah tetangga lain yg heboh, bertanya2 kapan nyusul? wekekeke

  3. Subhanallah… Jodoh memang ditangan-Nya. mau segethol apa nyarik, klo belum yah belum. yang penting cuman satu, tidak menutup diri, dan tidak menolak jika memang TIDAK ADA alasan yang bisa menolaknya.

    jadi, bude baru merit? umur berapa sekarang? ikut senang mendengarnya. Allah maha tahu kapan dan siapa yang terbaik untuk kita.

    • iya, mba. sekitar lima puluh kalau kata ibu. alhamdulillah banget akhirnya ketemu jodohnya. bikin saya makin yakin kalau Allah pasti sudah menyiapkan jodoh untuk kita πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s