Survey Lokasi (lagi)

Hari itu kami berangkat menuju lokasi akan dipasangnya alat pengolah air yang telah dikirimkan beberapa hari sebelumnya. Ini adalah kali ketiga saya ke lokasi tersebut. Pertama kali dengan tiga orang rekan senior, untuk memastikan kondisi rumah dan tanah yang akan dipakai. Yang kedua dengan beberapa rekan senior, Senior Manager dan pihak kontraktor untuk melihat kemungkinan perencanaan yang akan dipakai. Dan yang kali ini, dengan pihak pusat sendiri, yang ingin meninjau lokasi pemasangan alat sekaligus mengecek kondisi air di daerah tersebut.

Oya, lokasi yang kami datangi kali ini berbeda dengan lokasi yang saya ceritakan sebelumnya. Jika lokasi sebelumnya bernama pulau Bromo, maka lokasi yang baru ini adalah Teluk Halinau. Untuk mencapai lokasi yang dimaksud, kami harus naik mobil terlebih dahulu, kemudian menumpang feri kecil untuk menyeberang, dan berjalan sejauh kurang lebih 500 meter di atas titian kayu.

Tak ada yang berbeda sebenarnya antara lokasi tanah yang lama dengan lokasi yang baru ini. Rumah-rumah para penduduknya masih berdiri di atas air, lengkap dengan jamban-jamban mungilnya. Titian kayu berukuran 1,5 meternya masih menjadi salah satu jalan utama di tempat ini, meski di beberapa rumah, bisa saya lihat jukung-jukung tertambat. Di kiri kanan titian, bisa saya lihat para penduduk dengan kegiatannya masing-masing. Ibu-ibu yang berkumpul sambil berbagi cerita, anak-anak yang sibuk bermain, semuanya tak ubahnya seperti perumahan lain pada umumnya.

Baca lebih lanjut