[Gagal] Ikutan Friday Movie Mania

Hari Jum’at kemarin saya diajak dua teman kantor (yang sama-sama pegawai baru) untuk nonton di 21 dengan memanfaatkan program Friday Movie Mania-nya si Merah. Sebenarnya sih tidak ada film yang ingin saya tonton hari itu. Namun berhubung sudah cukup lama saya penasaran dengan program Movie Mania ini, maka akhirnya saya pun menyetujui ajakan dua teman saya itu.

Pukul satu lebih sedikit saya berangkat dari rumah menuju Duta Mall Banjarmasin. Dari hasil komunikasi yang kami lakukan, dua teman saya sudah berada di studio 21 lantai 2, tempat kami akan mengantri penukaran poin. Begitu tiba di lokasi yang dimaksud, saya agak kaget ketika melihat pemandangan yang ada di situ. Puluhan (bahkan mungkin seratus lebih) orang tampak duduk mengemper di lantai 2 studio 21. Ada yang duduk di dekat dinding di depan loket penukaran. Ada pula yang duduk di tengah ruangan, di hadapan sebuah whiteboard yang diletakkan di depan tiang. Awalnya saya sempat kebingungan menemukan dua orang teman saya tersebut. Sampai kemudian saya menemukannya duduk bersama pengantri lain di depan loket penukaran.

DSC_0201“Kok loketnya belum buka?” tanya saya kemudian saat saya tiba di tempatnya duduk. Sebelumnya saya diberi tahu kalau loket penukaran voucher dibukan sekitar pukul 13.00.

“Nanti jam 2 bukanya, Kak,” jawab teman saya.

“Ooo…”

“Katanya sekarang sistemnya pakai keyword,” tambahnya lagi.

Awalnya, apa yang dimaksud dengan keyword ini tak saya mengerti. Yang saya tahu untuk mengikuti Friday Movie Mania cukup dengan mengirimkan SMS POIN yang dikirim ke 777. Namun rupanya, untuk hari itu sistem tersebut tidak berlaku. Ada kode baru yang harus dikirimkan untuk bisa menukarkan poin. Dan di situlah ternyata fungsi dari whiteboard yang diletakkan di tengah ruangan. Untuk menuliskan kode baru yang harus dikirimkan para pengantri. Pantas saja orang-orang pada nunggu di depan situ, kata saya dalam hati.

Saya juga sempat menanyakan kepada salah satu pengunjung perihal sistem yang digunakan hari itu. Kebetulan dia juga termasuk cukup sering mengikuti program ini. “Kalau biasanya kita datang tinggal ngantri, Kak. Kalau ini sih kata saya nggak adil. Soalnya harus dulu-duluan ngirim SMS.” Saya hanya manggut-manggut mendengar penjelasannya.

Sekitar pukul 2 lewat 15, salah satu petugas akhirnya menuliskan kode yang harus dikirimkan ke 777. Para pengantri langsung berloma-lomba mendekati si whiteboard untuk mengetahui kode yang harus dikirim. Ada juga yang memilih berdiri di salah satu sofa yang terletak kurang lebih 5 meter dari whiteboard yang terpasang. Saya sendiri lebih memilih menonton para pengantri tersebut dari belakang. Maklum, minat nonton sudah hilang ketika melihat antrian yang panjang 😀

Beberapa menit menunggu, saya pun mengetahui kode yang harus dikirimkan. FEF2, begitu yang tertulis di whiteboard tersebut. Tentu saja saya mengetahui kode ini setelah para pengantri yang lain berpindah dari depan whiteboard menuju loket antrian. Meski tak lagi berminat menonton, saya pun mengirimkan kode tersebut. Tak lama, saya mendapatkan SMS balasan.

Mohon maaf, penukaran untuk hari ini sudah habis. Silahkan coba lagi di lain kesempatan.

Yah, ternyata memang benar kata perempuan yang saya tanyai sebelumnya. Sistem yang digunakan hari itu merupakan sistem siapa cepat dia dapat. Siapa cepat kirim SMS dia yang dapat vouchernya. Dua teman saya sendiri ketika saya tanya sudah mendapat SMS balasan voucher tersebut. Karena tak mendapat voucher, akhirnya saya putuskan pulang saja. Sebelum pulang, saya menyempatkan diri window shopping ke Gramedia beberapa toko kecil di lantai dasar mall. Dan ujung-ujungnya, hati saya malah kecantol pada sebuah tas di salah satu toko tersebut 😀

23 pemikiran pada “[Gagal] Ikutan Friday Movie Mania

  1. Enders game bagus tuh. Filosopi filmnya menarik. Ada bbrp part yg membuat kita cukup merenung dalam. Kalo thor mah standar, tipikal marvels movie, tapi ttp enjoyable dan better dari seri sebelumnya.

    Soal friday movie mania pernah pengen ikutan wkt di Ciwalk, Bandung. Tapi mundur melihat animonya cukup besar dan hampir semuanya abege2 yg hustle. Hahaha…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s