Di sini waktu berjalan lambat

Sudah tiga hari saya habiskan di kota ini. Dan kalau dipikir-pikir, setiap kali saya berada di daerah waktu indonesia barat, waktu terasa berjalan dengan lambat dan lebih panjang ketimbang di kota saya, Banjarmasin.

Sebagai contoh, saat saya kopdar dengan Desi dan Fatah di hari pertama. Waktu itu saya tiba di Grand City sekitar pukul setengah tujuh malam. Kami kemudian ngobrol seru sampai tiba waktunya Desi dijemput keluarganya.
Waktu itu jam tubuh saya juga mengatakan sudah waktunya istirahat. Tapi kemudian, saat saya mengecek jam, ternyata baru pukul setengah sembilan. Alamak!

Baca lebih lanjut