cerpenku di majalah femina

Sekitar bulan Februari yang lalu, saya menulis sebuah cerpen yang saya beri judul Travelmate, yang bercerita tentang percakapan dua orang yang bertemu dalam sebuah perjalanan. Ide cerita dari cerpen ini sendiri diambil dari pengalaman saya ketika melakukan perjalanan sendirian ke kota Tenggarong, untuk mengunjungi seorang sahabat. Juga dari sebuah cerpen milik Desi Puspitasari yang bercerita tentang seorang perempuan yang “kabur” jelang hari penikahannya.

Baca lebih lanjut