[FF Ninelights] RIVAL

“Jangan dipindahhhh!!”

Sebuah suara terdengar membahana dari belakang tubuh Sani. Di hadapannya saat ini terpampang cuplikan wawancara dengan seorang artis dangdut. Jika bukan karena suara tadi, Sani mungkin sudah memindah acara wawancara tersebut ke channel yang lain.

“Aku heran deh. Kok bisa kamu suka banget sama Saipul Jamil?” tanya Sani pada Rani. Sosok adiknya itu kini sudah berada di sampingnya. Menonton dengan khidmat cuplikan wawancara dengan Saipul Jamil tentang sidang yang baru saja dijalaninya.

“Emang kenapa? Masalah buat loe?” Rani bertanya balik pada Sani sambil menirukan kalimat yang sering diucapkan Soimah dalam sebuah talkshow.

“Ya, iyalah. Dia itu kan lebay gitu. Tiap kali diwawancara pasti nyanyi-nyanyi nggak jelas. Sebel ku liatnya,” jawab Sani sambil berjalan menjauh dari Rani. Tak lama kemudian ia sudah kembali lagi dengan segelas air di tangannya.

“Ya kamu jangan liat lebaynya dong, San. Simpati kek sama dia. Coba, ya, istrinya meninggal, trus malah dia yang disalahin. Masa kamu nggak kasihan?”

“Ya, kasihan sih kasihan. Tapi jangan lebay juga kaliii.” Sani tetap berkeras dengan pendiriannya.

“Wajarlah. Dia kan artis dangdut.”

Sani hanya bisa memutar bola matanya mendenngar jawaban Rani kali ini.

“Ada kok artis dangdut yang nggak lebay.”

“Dia maksudnya?” tanya Rani kemudian sambil menunjuk seorang pria lain yang saat ini muncul di layar televisi.

“Iya, dong,” jawab Sani sambil tersenyum.

“Ogah, ah. Banyak bulunya gitu. Lagian males kali sama-samaan idola sama saudara sendiri,” balas Rani sambil menjauh. Meninggalkan Sani yang sedang menatap Ridho Rhoma yang sedang menyanyikan lagu terbarunya dengan mata berbinar.

***

Jumlah kata : 246

Diikutkan dalam lomba di sini.

45 pemikiran pada “[FF Ninelights] RIVAL

  1. ayanapunya said: Tiap kali diwawancara pasti nyanyi-nyanyi nggak jelas. Sebel ku liatnya

    iniiii kayaknya curhatan penulis~hihihi…. udah dikirim belum mbak? 😀

  2. sampe dua kali baca kalimat terakhir “sama samaan idola sama saudara sendiri”.. tadinya kirain maksudnya idolanya tuh saudaranya, tapi emang ridho sodaranya rani.. *ngebahas ga jelas hihi

  3. ayanapunya said: wah, han. ntar kamu dimarahi sama Rani. loh bilang dia lebay 😉

    upss….tapih itu kenyataannya kakakkkkkkkmasa nangis2 gt….mbok ya bayangin mertuanya lebih lagi sakitnya huhuhuhusebeeellllll ama tu orang, jyah skarang udah gandeng cewek baru lagi

  4. hanifahnunk said: upss….tapih itu kenyataannya kakakkkkkkkmasa nangis2 gt….mbok ya bayangin mertuanya lebih lagi sakitnya huhuhuhusebeeellllll ama tu orang, jyah skarang udah gandeng cewek baru lagi

    wkwkwk. emang sih lebaynya nggak ketulungan XD

  5. ayanapunya said: wkwkwk. emang sih lebaynya nggak ketulungan XD

    nahh tuuuhhhhbtw ya mba, mikirku gini… kalau emang dia itu cinta mati sama istrinya dan bener2 cinta juga sayang, kok di sidang malah mengiba-iba gt? minta dikasihani…harusnya dihadapi dg tegar donk….masuk penjara juga diterima ikhlas…T____T *nangisin mantan istrinya*

  6. ayanapunya said: Tiap kali diwawancara pasti nyanyi-nyanyi nggak jelas. Sebel ku liatnya

    iniiii kayaknya curhatan penulis~hihihi…. udah dikirim belum mbak? 😀

  7. sampe dua kali baca kalimat terakhir “sama samaan idola sama saudara sendiri”.. tadinya kirain maksudnya idolanya tuh saudaranya, tapi emang ridho sodaranya rani.. *ngebahas ga jelas hihi

  8. kaklist said: sampe dua kali baca kalimat terakhir “sama samaan idola sama saudara sendiri”.. tadinya kirain maksudnya idolanya tuh saudaranya, tapi emang ridho sodaranya rani.. *ngebahas ga jelas hihi

    maksudnya si Sani itu kan nge-fans sama Ridho. jadi si Rani ogah nyamain kakaknya. hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s