mereka yang jatuh cinta




Adik saya sedang jatuh cinta.


Setidaknya begitulah yang saya rasakan. Apa indikasinya? Gampang. Hampir tiap malam dia habiskan berbicara dengan seseorang lewat handphone-nya. Bahkan kalau boleh dibilang intensitas percakapan udara tersebut semakin meningkat beberapa minggu terakhir. Jikalau awalnya mereka saling telpon hanya menjelang tidur, maka sekarang begitu sampai rumah adik saya sudah menempelkan handphone ke telinganya.

Salah satu hal yang menyebalkan dari fase jatuh cinta ini adalah, saya tak bisa lagi dengan leluasa “menjajah” kamarnya. Semenjak laptop saya rusak saya memang selalu menggunakan laptop miliknya, baik itu untuk internetan maupun untuk menyelesaikan pekerjaan. Bahkan kadang kalau malam sudah terlalu larut saya berakhir dengan numpang tidur di kamarnya.

Nah seiring dengan berjalannya fase jatuh cinta ini maka mau tak mau harus ada yang mengalah dari kami. Awalnya adik saya yang mengalah dengan bermigrasi ke kamar saya jika sudah menerima telepon. Namun pada akhirnya saya jadi tidak enak sendiri dan kembali tidur di kamar saya. Yah, cinta juga butuh privasi, bukan?

Cerita lain tentang mereka yang sedang jatuh cinta ada pada sekretaris di kantor saya. Sebut saja namanya Hana. Saya dan teman-teman kantor tak tahu kapan tepatnya, namun yang jelas saat ini Hana sedang menjalin hubungan dengan seorang pria. Kata teman-teman lagi, setiap sore Hana selalu dijemput pulang oleh pacarnya ini. Saya sendiri baru beberapa hari yang lalu mengetahui sosok sang pacar ini. Dan seperti yang teman-teman kantor katakan pada saya, pilihan Hana sungguh di luar dugaan (kami selalu berpikir Hana memiliki standar yang tinggi untuk lelaki pilihannya, mengingat parasnya yang cantik).

Oke, lupakan soal fisik. Yang ingin saya bahas kali ini adalah bagaimana Hana berubah sejak menjalin hubungan dengan pacarnya ini. Meski tak bisa dipastikan apakah ini memang pengaruh dari sang pacar, namun yang pasti sejak beberapa bulan terakhir saya bisa melihat perubahan positif terjadi pada Hana. Dia menjadi lebih tenang, lebih relijius, dan semakin jarang memakai rok mini kesukaannya. Hal yang membuat saya berkesimpulan bahwa pacar Hana pastilah lelaki yang sangat baik. Dan ditambah dengan cinta, hal ini memberikan efek yang luar biasa.

Terakhir, salah satu kontak di MP juga rupanya sedang menanti saat-saat bersejarah dalam kehidupannya. Dia adalah Aprilia Ekasari aka sukmakutersenyum. Ketika membaca catatan berjudul H-7 miliknya, saya masih berpikir kalau dia baru dalam tahap akan dilamar. Ternyata oh ternyata, dia sedang menghitung hari jelang pernikahannya. Benar-benar tak terduga dan benar-benar tanpa clue. Dan berdasarkan ceritanya, pasangan calon suami istri ini bertemu di dunia maya. Satu lagi bukti bahwa cinta kadang ditemukan di tempat tak terduga.

Dan kesimpulan terakhir dari tulisan ini, saya rindu jatuh cinta 😀

Gambar dipinjam dari sini.

83 pemikiran pada “mereka yang jatuh cinta

  1. ayanapunya said: dari habis lebaran sampe bulan Muharram emang musimnya orang nikah, Ta. Bikin ngiri aja kadang-kadang 🙂

    Bulan Muharram masih tgl 27 november ampe akhir desember. Semoga antara waktu itu kamu segera dipertemukan

  2. ayanapunya said: samaaa…apalagi kalo setelah idul adha ntar :)anyway nikah juga bisa termasuk dalam kategori jatuh cinta, kan. hehe

    hehehe kalo menikah dengan orang yg dicintai, kalo ga dicintai cintanya datang seiring jalannya proses dalam pernikahan….huks huks kita kapan yaaaaah ~_~”

  3. katanya sih, Mbak Yan….kalo nyari gak akan ketemu….nyantai aja, gak usah ngoyo, tetep dido’akan (gak salah kok berdo’a untuk kelancaran jodoh, toh nikah kan menjalankan syariah juga)biasanya malah muncul dari tempat yang tidak terduga*ngaca*

  4. anchaanwar said: Pernah buat ceritanya ga ttg ini di MPbagi linknya dong 🙂

    belum kayaknya, ditunggu ya Dan.atau ntar pas udah resmi baru crita, kayak Echan tuh 🙂

  5. darnia said: biasanya malah muncul dari tempat yang tidak terduga*ngaca*

    bener sekali ini, aku juga gitu. malah hampir semuanya sih bertemu di tempat/moment yang ga terduga.*ikutan ngaca*

  6. yudiarni said: hehehe kalo menikah dengan orang yg dicintai, kalo ga dicintai cintanya datang seiring jalannya proses dalam pernikahan….huks huks kita kapan yaaaaah ~_~”

    ayo berusaha bersama 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s