kesan pertama

Kadang secara tidak sadar kita terjebak pada sebuah rasa yang disebut kesan pertama. Dan bahkan kesan pertama itu kadang menjadi dasar penilaian kita akan seseorang. Dan nyatanya, tak selamanya kesan pertama itu benar.

Bisa jadi ketika kita mendapati kesan urakan pada seseorang di pertemuan pertama, di kemudian hari kita akan mendapatkan bahwa orang tersebut adalah seorang sahabat yang setia.

Bisa juga ketika kita memberi label ramah dan pintar bergaul di pertemuan pertama, di kemudian hari kita menemukan bahwa dia adalah seorang bermuka dua.

Atau juga ketika kita mendapati kesan manja dan kekanak-kanakan pada seseorang, ternyata dalam perjalanannya dia adalah seorang teman diskusi yang sangat menyenangkan.

Dan orang ini, datang ke rumah saya saat saya sedang dalam kondisi dikejar deadline, dengan kertas berhamburan di sekitar saya, wajah yang tak sempat berbedak. Datang tanpa memberitahu saya terlebih dahulu. Tak memberi saya kesempatan untuk mempersiapkan diri, maka kesan seperti apa yang harus saya berikan padanya?

Memang, kesan pertama itu tak selalu benar. Tapi siapa yang bisa menyangkal bahwa kesan pertama itu sangat menentukan?