(FF) Kangen

Sudah hampir satu jam Maya membolak-balikkan tubuhnya. Miring ke kiri, miring ke kanan, hingga telentang. Semuanya tak mampu membuat matanya terpejam. Buku yang direncanakan menjadi pengantar tidurnya pun kini tergeletak di sampingnya. Maya melirik jam weker di samping tempat tidurnya. Pukul 02.30 pagi.

“Uuuhh sial sial sial!! Kenapa dari tadi aku kepikiran dia terus sih!” Maya merutuki dirinya dalam hati. Tanpa sadar dia mengetok-ngetok kepalanya sendiri.

Akhirnya Maya menyerah. Dia bangkit dari tempat tidurnya. Berjalan menuju meja di sudut kamarnya, menyalakan komputer, membuka sebuah file berekstensi doc dalam sebuah folder, dan menuliskan sebuah kata di halaman terakhir….


KANGEN….