(FF) Rumah Bercat Ungu

Ada pemandangan baru di rumah bercat ungu itu. Rumah yang sudah hampir 6 bulan kosong itu hari ini terlihat ramai dengan kedatangan penghuni baru, sepasang suami istri. Perabotan-perabotan baru silih berganti masuk ke rumah itu. Tanaman liar yang sempat menghiasi halaman muka kini sudah dipangkas dan dirapikan. Dengan ramah pasangan suami istri itu menyapa siapa saja yang melewati rumah bercat ungu itu.

*****

“Ma, Pa, Pak Anto dan istrinya itu baik banget ya. Tadi pagi Mita diantar ke sekolah sama mereka. Pake mobil bagusnya itu lho.” Kataku pada mama di sela-sela makan malam kami. Mereka adalah penghuni baru rumah bercat ungu. Saat ini sudah hampir sebulan pasangan itu tinggal di komplek kami.

“iya Nak. Mereka cepat sekali membaur dengan warga sini. Suka ngantar makanan ke tetangga. Trus kata Pak RT juga kalo nyumbang ga pernah pelit.” Jawab Mama sambil menyendokkan nasi ke piring Papa.

“Nina juga suka dikasih kue sama mereka,” Timpal adik kecilku yang baru berusia 6 tahun.

“Yah…mudah-mudahan aja mereka ga kayak penghuni-penghuni sebelumnya ya Ma..” Jawabku di sela-sela makan.

****

Ada pemandangan baru di rumah bercat ungu itu. Rumah yang selama 3 bulan terakhir ditinggali oleh pasangan Pak Anto dan istri itu kini digeledah oleh polisi. Dari tetangga kanan kiri kudengar berita kalau mereka berdua adalah pengedar narkoba. Dan kini pasangan Pak Anto dan istri sudah dipindahkan ke terali besi. Sekarang rumah bercat ungu itu kembali kosong…seperti bulan-bulan sebelumnya…