heart break (Flash Fiction)

“Tut tut tut”
Untuk kesekian kalinya handphone-ku berdering dalam 20 menit ini. Rupanya si penelpon benar-benar tidak sabaran pikirku dalam hati. Padahal dia tahu kalau selama 20 menit ini aku sedang dalam perjalanan untuk menemuinya. Ah, nanti sajalah kuangkat telponnya. Toh bentar lagi nyampe, kataku dalam hati.

Sementara dering handphone itu masih berbunyi, aku terpana ketika melihat jumlah motor di tempat parkir. Beginilah nasib kalau hanya ada 1 mall di kota kita. Begitu hari libur tiba, seolah-olah seluruh penghuni kota berkumpul di sana. Dan tempat parkir seolah menjadi lautan motor. Akhirnya setelah berputar-putar aku berhasil mendapatkan lokasi parkir yang nyaman. Setelah mengaitkan helm di jok motor, aku merogoh handphone dari dalam tas ku. Begitu kulihat layar hapeku, tercatat ada 20 panggilan tak terjawab di sana, dan semunya berasal dari satu nama, Ranti.

“Tut tut tut”
Baru saja aku berniat menelpon balik Ranti, handphone di tanganku sudah berdering lagi. Kali ini tak perlu waktu lama bagiku untuk langsung menerima panggilan itu.
“Apa sih Ran? ” tanyaku sambil melangkahkan kaki menuju pintu masuk mall.
“Duh Yan…kamu ini ditelpon kok nggak ngangkat-ngangkat sih???” Ranti langsung mengeluarkan omelannya begitu mendengar suaraku.
“Yee…tadi kan kamu sendiri yang nyuruh aku datang kesini secepatnya. Katanya ada hal penting yang mesti aku lihat. Ya mana mungkinlah aku ngangkat telpon sambil bawa motor,” Aku mengemukakan alasanku yang tak kunjung mengangkat telponnya.
“Ya sudah. Kamu dimana sekarang?”
“Ini udah nyampe di mall. Kamu dimana?”
“Aku ada di depan Matahari nih. Kamu langsung kesini ya?”
“OK,” dan percakapan pun ditutup.

Dengan bergegas aku melangkahkan kakiku ke lantai 3 tempat Ranti sedang menungguku. Entah apa yang ingin diperlihatkannya padaku hingga memaksaku mendatanginya di Minggu siang yang panas ini. Padahal tadi aku sudah nyaris terlelap dalam tidur siangku. Tapi demi mendengar suara Ranti yang memaksa-maksa, akhirnya aku bangkit dari tempat tidurku.

Sesampai di depan Matahari, aku menemukan Ranti sedang berdiri dengan gelisah di antara deretan sepatu. Dari wajahnya jelas sekali terlihat dia sedang menunggu seseorang. Dan ketika melihatku, dengan setengah berlari dia berjalan ke arahku dan langsung menggandeng tanganku.
“Ayo Yan, cepat…ntar kita kehilangan jejak.” Katanya sambil menarik pergelangan tanganku.
Aku yang kebingungan hanya bisa diam mengikuti langkahnya memasuki area pakaian pakaian wanita. Dan ketika kami sampai di sana, tak jauh dari tempat kami berdiri, aku melihatnya. Seorang laki-laki terlihat sedang menemani seorang perempuan memilih pakaian wanita. Mereka berdua terlihat sangat mesra. Siapapun yang melihat mereka tentu akan berpikiran sama.

Dan di hatiku, aku merasa ada yang pecah disana.


NB : Kalo 400 kata masih masuk flash fiction ga ya?

50 pemikiran pada “heart break (Flash Fiction)

  1. sip aya, endingnya kena :)Flash fiction ini 406 kata (minus judul) *niat banget ya ngitungnya pake word count hihi..menurut wikipedia, FF sekitar 250-1000 kata.asyik ya nulis FF? Yuk nulis lagi ya…:))

  2. dhaimasrani said: Dalam cerita ini saya tertarik dengan ( sikap – penokohan ? ) Ranti ?Hm, apa ya ? entah dach….Sip, ulun suka cerita pian

    lho kok pada suka sama Ranti ya?(yang nulis garuk2 kepala)

  3. sip aya, endingnya kena :)Flash fiction ini 406 kata (minus judul) *niat banget ya ngitungnya pake word count hihi..menurut wikipedia, FF sekitar 250-1000 kata.asyik ya nulis FF? Yuk nulis lagi ya…:))

  4. nitacandra said: sip aya, endingnya kena :)Flash fiction ini 406 kata (minus judul) *niat banget ya ngitungnya pake word count hihi..menurut wikipedia, FF sekitar 250-1000 kata.asyik ya nulis FF? Yuk nulis lagi ya…:))

    iya asik mba.ada tantangan baru..soalnya kan kita kebiasaan pengen nulis cerita yang panjang-panjang. trus ini tiba-tiba dibatasi kata-katanya,,,jadi harus benar2 irit kata-kata ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s